Posts

Teken Kontrak, Tahun 2022 Inggris Akan Miliki 35 Jet Tempur Siluman F-35

Image
Teken Kontrak, Tahun 2022 Inggris Akan Miliki 35 Jet Tempur Siluman F-35. Sebuah kontrak multi-miliar poundsterling yang akan menggandakan armada jet tempur siluman F-35 telah ditandatangani Inggris. Adapun jet tempur siluman F-35 buatan Lockheed Martin Amerika Serikat (AS). Kontrak tersebut akan membuat London memiliki 35 unit pesawat tempur termahal itu pada tahun 2022. Penandatanganan kontrak pembelian jet tempur siluman itu diumumkan Menteri Pertahanan Gavin Williamson. Menurutnya, Inggris sudah memesan 17 pesawat F-35B baru yang akan dikirimkan antara 2020 dan 2022. Negara itu sudah berkomitmen untuk membeli 138 unit pesawat F-35. Tetapi, realisasinya belum tentu dapat diwujudkan. “Saya senang untuk mengonfirmasi bahwa kami menggandakan ukuran kekuatan F-35 kami menjadi 35  stealth fighters  yang tangguh. Ini adalah tatanan besar dalam program pertahanan terbesar dalam sejarah,” kata Williamson, seperti dikutip  Reuters,  Jumat (16/11/2018). Menurutn...

DK PBB: Sebanyak Delapan Penjaga Perdamaian PBB Tewas Di Kongo Timur

Image
DK PBB: Sebanyak Delapan Penjaga Perdamaian PBB Tewas Di Kongo Timur. Dewan Keamanan (DK) PBB mengungkapkan, sebanyak delapan anggota pasukan perdamaian PBB, MONUSCO, tewas dalam operasi melawan milisi pemberontak di Kongo timur. “Satu tentara pemelihara perdamaian Tanzania dan tujuh Malawi tewas,” kata Dewan Keamanan PBB, yang meningkatkan jumlah korban dari jumlah sebelumnya seperti dikutip dari  AFP,  Jumat (16/11/2018). Dalam pernyataannya, Dewan Keamanan PBB menggarisbawahi bahwa serangan yang disengaja menargetkan pasukan perdamaian mungkin merupakan kejahatan perang di bawah hukum internasional. Dewan menyerukan penyelidikan cepat dari pemerintah Kongo dan memperingatkan bahwa serangan terhadap personil PBB merupakan dasar untuk menjatuhkan sanksi. Korban tewas ini menandai kerugian terbesar pasukan PBB di Republik Demokratik Kongo sejak pemberontak menewaskan 15 tentara hampir setahun lalu. Sebelumnya Kamis, wakil kepala pasukan penjaga perdamaian MONU...

Program Pemulangan Pengungsi Muslim Rohingya Temui Jalan Buntu

Image
Program Pemulangan Pengungsi Muslim Rohingya Temui Jalan Buntu. Meski sudah didaftar, program pemulangan pengungsi Muslim Rohingya gelombang pertama dari Bangladesh ke Myanmar menemui jalan buntu lantaran tidak seorang pun dari mereka bersedia kembali ke negara itu. Kepastian itu disampaikan oleh sumber-sumber pemerintah Bangladesh. Negara itu sudah mempersiapkan repatriasi tahap pertama yang sedianya dilakukan Kamis (15/11), sesuai dengan rencana yang disepakati dengan Myanmar pada Oktober lalu. Akan tetapi tidak seorang pun dari sekitar 2.000 pengungsi yang didaftar untuk dikembalikan ke Myanmar bersedia mengikuti program itu. Bahkan, banyak di antara mereka yang bersembunyi. Pada saat yang sama, ratusan pengungsi menggelar unjuk rasa menentang repatriasi. `Takut dibunuh` di Myanmar Para petugas di Bangladesh menyisir kamp-kamp untuk mencari pengungsi yang bersedia dikembalikan, namun mereka mengatakan tidak akan melakukan paksaan jika pengungsi menolak dipulangka...